Berpikir Singkat, Bertindak Cepat

196

Oleh: Tanadi Santoso. 

Dalam seminar saya pernah mencoba, mengambil selembar uang Rp 100.000,00 dan bertanya pada hadirin saya “Siapa yang mau uang ini?”. Saya melihat beberapa tangan terangkat, tetap saya tanyakan “Siapa yang mau uang Rp. 100.000,00 ini?” Beberapa tangan menyusul terangkat. Ketika saya tanyakan lagi untuk ketiga kalinya, “Siapa yang mau memiliki uang ini?”, seorang hadirin maju dan mengambil uang tersebut dari tangan saya, dan dialah yang berhak atas uang tersebut.

Orang itulah yang saya sebutkan mampu melakukan Action terhadap suatu kesempatan. Memang banyak orang yang mengangkat tangannya pada saat saya bertanya tadi, tapi tidak ada seorangpun selain dia yang mengambil tindakan maju ke podium dan mengambil uang itu. Dialah satu – satunya yang mengambil tindakan atas kesempatan memperoleh uang yang saya tawarkan.

Ketika saya tanya, kenapa yang lain tidak mau maju bertindak? Alasannya macam – macam. Ada yang bilang “saya malu“, “saya sungkan“, “saya duduknya di belakang, jadi tidak mengerti apa yang bapak inginkan“, hingga “saya tidak terlalu memerlukan uang, mungkin yang lain lebih memerlukan“.

Tapi sahabat, apapun alasan anda, saat anda menginginkan kesuksesan, anda harus melakukan tindakan LEBIH daripada yang sudah dilakukan orang lain. Hal ini penting karena reward yang disediakan dalam satu kesempatan hanya akan bisa diraih oleh satu pihak saja, yaitu mereka yang mau berusaha lebih. Dan kesempatan itu mungkin tidak akan datang lagi pada anda.

Kita sering menunda tindakan kita dengan alasan, “Waktunya kurang tepat bagi saya“, kemudian mengunggu kesempatan yang sempurna bagi diri kita untuk beraksi. Kita menunggu kesempatan terbaik, menunggu ijin, menunggu agar lebih berpengalaman, menunggu agar persiapan kita lebih baik, menunggu agar keadaannya lebih baik, menunggu hingga kita lupa apa sebenarnya yang kita tunggu lagi?

Keuntungan dan kesempatan hanya diberikan bagi mereka yang mau bertindak saat ini juga! Rencana tidak akan pernah sempurna, persiapan tidak akan pernah selesai, pengalaman tidak akan pernah cukup. Tapi kesempatan adalah milik mereka yang mau dan punya inisiatif untuk bertindak lebih dari orang lain.

Ketika anda melihat suatu kesempatan datang, segera bertindak untuk meraihnya, karena anda juga tahu kalau pihak lain memiliki kesempatan yang sama untuk meraihnya. Anda harus bergerak lebih cepat dan berusaha lebih keras, agar tidak ada yang mendahului anda. Jika anda hanya menunggu dan tidak mau bergerak atau berusaha lebih keras, bagaimana anda bisa mengharapkan hasil yang anda peroleh akan berbeda dari orang lain? Anda tidak berhak mendapat lebih kalau tidak berusaha lebih.

Demikianlah, betapa pentingnya bagi kita untuk memiliki inisiatif untuk bertindak lebih cepat dari orang lain. Apalagi di jaman teknologi ini, dimana setiap orang berlomba untuk menjadi yang terdepan, jangan ragu – ragu lagi untuk bertindak pada tiap kesempatan yang menghampiri anda!

BAGIKAN