Seperti Pohon Kelapa

1417

Perumpamaan seorang mukmin dari jenis pepohonan adalah pohon kurma. Rasulullah saw sampai memberikan tamsil tentang pohon kurma “Laa yasquthu waraquhaa, wa-innahaa matsalul muslim”. Sedangkan Sayyidina Ali bin Abu Thalib ra mengumpamakan seorang muslim seperti pohon kurma, karena “Setiap kita berharap buahnya jatuh pada kita“. Poinnya, pohon kurma itu membawa banyak barokah dan manfaat bagi semua. Wajar jika dijadikan tamsil bagi seorang muslim, karena senada dengan wasiat nabi “Khairun naas, anfa’uhum lin naas”.

Di Indonesia, jenis pohon yang kurang lebih sama nilai dan kedudukannya dengan pohon kurma adalah pohon kelapa. Sejak kita duduk dibangku SD, guru – guru kita sudah menanamkan doktrin agar kita bisa jadi orang yang berguna dan bermanfaat, layaknya pohon kelapa. Dari akar, batang, buah hingga daun, semuanya bisa dimanfaatkan. Sapu lidi, rangka rumah, roti kelapa, es kelapa muda, janur kuning hingga ketupat lebaran. Doktrin untuk mencintai pohon kelapa semakin kuat, khususnya saat kegiatan pramuka, dengan tunas kelapa sebagai simbolnya.

Dan hebatnya lagi, pohon kelapa jumlahnya melimpah ruah. Tumbuh subur dari tepi pantai, sawah dan ladang hingga pegunungan tinggi. Dan beginilah alam mengajarkan kepada kita, yakni kebaikan yang melimpah ruah disediakan dalam jumlah yang banyak. Bandingkan dengan manusia. Jumlah mungkin banyak, tapi yang berkualitas, kontributif dan siap menanggung beban jumlahnya sangat sedikit. Seperti halnya kawanan unta. Kata nabi, dari 100 unta mungkin hanya ada beberapa ekor saja yang berstatus sebagai unta rahilah.

Pohon kurma dijadikan sebagai simbol yang terhormat oleh bangsa Arab. Pohon kurma muncul dibendera kebangsaan Arab Saudi maupun dipulau buatan di Dubai. Tidak berlebihan jika bangsa kita mengasosiasikan diri dengan pohon kelapa, dengan menempatkannya dalam posisi yang terhormat pula. Tanah Indonesia sudah menumbuhkan jutaan pohon kepala. Semoga kelak, akan lahir pula generasi – generasi muda yang memiliki kualifikasi seperti pohon kepala. Dan kelak, bangsa asing akan berkata tentang kita “Perumpamaan orang Indonesia itu seperti pohon kelapa”.

Eko Jun

 

Comments

comments