Keuangan Memburuk, Twitter Terancam Bangkrut

619

Perusahaan penyedia layanan media sosial mikroblog Twitter akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekira 300 posisi pekerjaan.

Jumlah tersebut merupakan 8 persen dari total pegawai Twitter. Pemangkasan jumlah pegawai tersebut akan dilakukan pekan ini.

Menurut laporan yang dikutip dari CNBC, Selasa (25/10/2016), pengumuman PHK pegawai tersebut dilakukan sebelum Twitter mempublikasikan laporan kinerja keuangan kuartal III 2016.

Twitter dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan kuartal III 2016 pada 27 Oktober 2016 mendatang. Akan tetapi, pihak Twitter menyatakan rencana merumahkan pegawai tersebut masih belum pasti dilakukan.

Juru bicara Twitter menolak untuk berkomentar lebih lanjut terkait kabar PHK pegawai tersebut. Pada Oktober 2015 lalu, Twitter melakukan PHK terhadap 336 orang pegawainya atau sekitar 8 persen dari jumlah tenaga kerja globalnya saat itu.

Pada awal bulan Oktober 2016 ini, Twitter merekrut bankir-bankir untuk mempelajari kemungkinan penjualan kepada beberapa pembeli prospektif. Akan tetapi, pembeli seperti Salesforce.com, Walt Disney, dan Alphabet dilaporkan tidak mau membeli Twitter.
Pada saat yang sama, pertumbuhan kinerja keuangan Twitter sedang lesu. Pasalnya, popularitas Twitter kian meredup dan bahkan malah mencatatkan kerugian.

Comments

comments