Ummu Sibyan, Jin Wanita Perusak Rumah Tangga

186

Bukan tetamu, tapi inilah wanita yang suka datang ke rumah kita pada waktu Maghrib.

Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib ? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala, pada waktu itulah, seluruh umat Islam diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah agar wanita ini tidak datang ke rumah kita.

Siapakah wanita itu, apa yang dia lakukan di dalam rumah kita ? Ketahui bahwa dia bukanlah wanita baik, namun mampu membahayakan anak dan wanita yang sedang hamil.

Mungkin ada yang pernah dengar nama (Ummu Sibyan) atau pun tidak sebelum ini, (Ummu Sibyan) ini adalah jin dari kaum perempuan yang suka mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil, sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak diikuti oleh jin ini.

Apa Kerja Jin Ummu Sibyan ?

Kerja dia tak lain tak bukan adalah mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil. Jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata satu yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak, Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan.

Seperti yang diceritakan dalam kisah jin Ummu Sibyan dengan Nabi Sulaiman, jin ini mampu masuk ke dalam rahim perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak mengandung.

Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut perempuan yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendangnya, maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua.

Sungguh mengerikan bukan ? Bagaimana tandanya jika seorang bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan, diantaranya adalah ;

  1. Bayi menangis melalak (matanya terbelalak memandang keatas/sudut tertentu)
  2. Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
  3. Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
  4. Demam panas hanya setelah Ashar sampai sebelum Subuh.

Akibat gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini ;

  1. Sawan tangis
  2. Autisme (over hiperaktif)
  3. Nakal dan keras kepala
  4. Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan 

  1. Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar , yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
  2. Kusut fikiran
  3. Sakit di bahagian tulang-tulang belakang
  4. Mengigau ketika tidur
  5. Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan

Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan 

  1. Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
  2. Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)

Cara mengatasi gangguan pada bayi/anak 

  1. Meniarapkan bayi/anak jangan matanya melihat ke arah itu , baca ayat Qursi dan Surah 3 Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis
  2. Halau dengan bahasa sendiri seperti “wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku”

***

Diriwayatkan dari Nabi Sulaiman bin Daud a.s. bahwa baginda telah melihat seorang perempuan tua yang sudah beruban rambutnya, dua matanya berwarna biru, kedua-dua keningnya bertanduk, kecil betisnya, rambutnya kusut masai, mulutnya ternganga dan keluar pucuk api daripadanya, dapat membelah bumi dengan menggunakan kukunya yang tajam dan bisa memecahkan batu yang besar dengan pekikan suaranya.

Nabi Allah Sulaiman bertanya kepadanya, siapakah kamu? Adakah kamu daripada jenis manusia atau jin? Karena aku tidak pernah melihat orang yang paling bodoh selain engkau. Perempuan itu menjawab: “Akulah Ummu Sibyan (Ibu penyakit sawan) yang dapat menguasai anak Adam lelaki dan perempuan, aku bisa masuk ke rumah-rumah, bisa berkokok seperti ayam, menyalak seperti anjing, bertebah seperti lembu, bersuara seperti keledai dan kura-kura dan bersiul seperti ular.

Aku juga bisa bertukar-tukar wajah dengan berbagai rupa, aku bisa mengikat rahim perempuan, bisa membunuh anak-anak di dalam kandungan dan mereka semua tidak akan mengetahui bahwa itu adalah perbuatanku, aku memasuki rahim perempuan dan aku ikat rahimnya serta sumbat lalu dia tidak bisa mengandung dan jadilah rahimnya kosong, aku masuk ke dalam perut perempuan yang hamil di waktu janin di dalam kandungannya sedang membesar aku tendang, maka terjadilah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua.

Tambahnya lagi : “Aku menyusup masuk ke anak-anak perempuan ataupun orang-orang perempuan yang telah dicalitkan dengan tanda kepadanya, lalu aku mendatangkan penyakit dengan ekorku, aku tukarkan kegembiraan orang-orang yang sudah bertunangan dengan kecelakaan, aku menyusup masuk ke dalam badan orang lelaki dan aku menghirup spermanya yang putih pekat dan tinggal di dalamnya mani yang cair lagi jernih, maka jadilah dia mandul dan tidak akan melahirkan zuriat.

Aku juga pergi kepada penjual dan aku palingkan jualannya. Dengan itu, dia tidak akan mendapatkan keuntungan, aku masuk ke dalam bumi yang kering, lalu aku sapu menjadikan ia tandus. Dengan itu, ia tidak lagi menjadi subur dan segala tanaman tidak akan menghasilkan buah. Aku juga menyekat kanak-kanak kecil dan aku campakkan kepadanya kepanasan yang sangat panas dan kesakitan yang mengerikan. Maka, dengan itu mengigillah badan mereka sera diconteng-conteng rupa paras mereka supaya dibenci orang”.

Nabi Allah Sulaiman pun menangkapnya sambil berkata : “Wahai perempuan yang celaka! Kamu tidak boleh lari dari genggamanku sehingga berikan satu perjanjian dan sumpah setia kepada anak-anak Adam, lelaki dan perempuan”.

Begitulah kisahnya akan jin yang akan merusakkan anak Adam dengan berbagai cara yang tidak disangka oleh kita yang selama ini tidak peduli. Makanya apabila jin sudah melakukan peranannya, tentu kita boleh mengagak apakah kesannya kepada kita anak-anak Adam. Tanpa rawatan dari mereka yang benar-benar berilmu haqq dan berkebolehan, tentulah kita anak-anak Adam ini akan mendapat kesengsaraan sepanjang hidupnya. Jika rawatan dilakukan oleh mereka yang tidak berada di jalan haqq, penyakit akan tetap datang dan pergi sebagaimana yang pernah dicatatkan oleh Prof Shahidan Radiman dari National University of Malaysia, Faculty of Science and Technology.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY